Bahan Pembuat Sweater dari Katun Fleece

Keberadaan sweater khususnya di Indonesia memang tidak sepopuler seperti halnya kaos atau t-shirt. Karena memang sweater adalah pakaian keseharian bagi masyarakat di negara yang beriklim subtropis hingga dingin. Tentu saja hal ini tidak akan sesuai dengan iklim Indonesia yang relatif panas. Tapi kepopuleran sweater kini semakin terangkat seiring dengan jenis pakaian ini sering digunakan sebagai identitas komunitas-komunitas tertentu dikalangan anak-anak muda. Bila anda berkunjung ke Bandung maka akan terbiasa melihat muda-mudi menggunakan sweater sebagai pakaian sehari-hari. Selain karena iklim kota Bandung yang relatif agak dingin, juga dikarenakan di Bandung banyak terdapat kelompok atau komunitas anak muda yang dinamis.

Berbicara tentang sweater maka kita akan menyinggung tentang bahan yang digunakan untuk membuat sweater. Bahan yang populer untuk membuat sweater adalah fleece.

Mungkin banyak masyarakat Indonesia yang masih asing dengan nama jenis kain ini. Kalau kita berbicara mengenai fleece, sebenarnya fleece adalah finishing dari produk tekstil yang merupakan imitasi dari wol. Banyak jenis fleece yang ditemui di dunia garmen seperti: polyester fleece, cotton fleece, micro fleece, polar fleece, bamboo fleece dll.

Yang akan kita bahas dalam artikel ini adalah mengenai cotton fleece. cotton fleece ini terbuat dari serat campuran antara katun kurang lebih 80% dan serat wol kurang lebih 20%. Ciri-ciri dari katun fleece adalah memiliki warna benang yang lebih bercahaya dan lebih ringan dibandingkan bahan lain yang biasa digunakan untuk membuat sweater. Karena adanya campuran dari bahan katun membuat katun fleece lebih lembut dan nyaman untuk dipakai. Sehingga dengan tekstur kain yang lebih halus memungkinkan lebih disukai oleh para pecinta sweater.

Fleece adalah kain lembut, ringan, hangat dan nyaman. Katun fleece bersifat hidrofobik, yang mampu menyerap air 1% dari beratnya. Cotton fleece bisa menguapkan keringat melalui pori-porinya dengan cepat, sehingga sweater katun fleece tetap ringan dikenakan saat berkeringat.. Karena kualitasnya ini katun fleece cocok untuk digunakan beraktivitas berat seperti jaket dan sweater untuk olahraga. Katun fleece ini juga bisa dicuci menggunakan mesin cuci dan proses pengeringannya relatif cepat. Selain itu katun fleece juga cocok sebagai pengganti atau bahan alternatif bagi pengguna yang alergi atau sensitive terhadap wol.

Kekurangan dari katun fleece adalah kain ini mudah terbakar. Fleece juga cenderung menghasilkan jumlah listrik statis yang jauh lebih tinggi dibandingkan kain dari bahan lain, yang menyebabkan akumulasi serat, debu, bulu dan rambut. Karena kandungan listrik statis yang tinggi menyebabkan sweater dari bahan katun fleece rentan rusak saat dicuci ataupun saat diseterika.

Sumber: http://sweaterpolos.com

This entry was posted in Artikel Sweater and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.